Senin, Agustus 8, 2022

Buy now

Mulianya Penghafal Qur’an

Belum Bisa Baca Qur'an ?

Anda atau orang yang anda cintai belum bisa baca Qur'an? Ingin bisa baca qur'an dengan cepat dan mudah?

Mulianya Penghafal Qur'an

Menjadi seorang penghafal Qur’an merupakan cita-cita yang sangat mulia. Jaminan yang Allah SWT berikan kepada sang penghafal Qur’an pun begitu banyak, baik untuk dunia maupun akhiratnya. Hal ini lah yang menjadikan seorang penghafal Qur’an begitu istimewa baik di mata manusia apalagi di hadapan Allah SWT. Lantas apa saja kemuliaan di balik seorang penghafal Qur’an itu?

Berikut adalah Kedudukan seorang penghafal Qur’an

Disejajarkan dengan para Nabi
Rasulullah Saw., bersabda, “Barangsiapa yang membaca (menghafal) Al-Quran, maka sungguh dirinya telah menyemai derajat kenabian hanya saja tidak ada wahyu baginya (penghafal). Tidak pantas bagi penghafal Alquran bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak melakukan kesialan terhadap orang yang melakukan kesialan (selektif dalam bergaul) sementara dalam dirnya terdapat firman Allah.” (HR.Hakim).

Pada zaman Rasulullah Saw, menunjuk seorang hafidz untuk memimpin delegasi. mekanismenya, Rasulullah Saw. akan menguji dan bertanya seputar hafalan, selanjutnya Rasulullah akan memilih para calon pegawai berdasarkan pada yang paling banyak hafalannya. Artinya, Rasulullah sangat mempercayakan para Hafidz.

Allah Menganggap para Penghafal Qur’an sebagai Keluarga
Sebagai mana yang disampaikan pada Hadits: “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia…” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab, “yaitu ahli Qu’ran (orang yang membaca atau menghafal Qur’an dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad).

Dengan Sendirinya Dihargai dan Dihormati Lingkungan
Hal ini sesuai dengan yang terdapat di dalam hadits. Rasulullah berkata “Di antara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal quran yang tidak melebihi-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Alquran tidak diamalkan serta menghormati kepada yang menghormati.” (HR.Abu Daud).

Tidak diragukan Menjadi Imam Sholat
Sebab yang bisa menjadi imam shalat adalah mereka yang paling banyak hafalannya. Seperti yang terdapat di dalam hadits. Rasulullah Saw., mengatakan: “Yang menjadi imam dalam sholat suatu kaum yang paling banyak hapalannya.” (HR.Muslim)

Mendapat Mahkota Kemuliaan
Allah akan memberikan kepada hafidz di akhirat; mahkota kehormatan. Sesuai dengan yang terdapat di dalah sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Baginda membaca, orang yang hafal Alquran akan datang dan Alquran akan berkata: “Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.” diberi mahkota kehormatan. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan tambahkanlah pakaiannya.” Kemudian orang itu diberi penghargaan kehormatannya. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan, ridhailah dia.” Maka dia dikatakan, “Baca dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.” (HR. At Tirmidzi).

Akan Berkumpul Dengan Malaikat Yang Mulia Lagi Taat
“Dan perumpamaan orang yang membaca Quran sedangkan ia hafal ayat-ayatNya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ‘alaih).

Ditinggikan Derajatnya Saat Berada Di Surga
Betapa bermanfaatnya Al-Qur’an untuk para penghapalnya. Sesuai dengan hadits yang bunyinya, dari Abdillah bin Amri bin ‘Ash dari nabi Saw. Beliau mengatakan, “Akan dikatakan kepada shahib quran, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau mentartilkan Al Quran di dunia sebenarnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi).

Mendapat Syafaat Dari Qur’an Itu Sendiri
Abi Umamah ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, “Bacalah Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari-hari bagi para pembacanya ( penghafal). (HR.Muslim).

Tak saja bagi para hafidz itu sendiri, orangtua para penghafal Al-quran pun akan mendapatkan pertolongan. Dalam hadits disebutkan, dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Saw. “Siapa yang membaca Alquran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari selalu, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya memakai dua jubah (kemuliaan), yang tidak didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami memakai jubah ini ? Dijawab “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk belajar Alquran”. (HR.Al Hakim).

Menghafal Alquran berfaedah bagi setiap penghafal dalam urusan perniagaan mereka. Dalam Alquran dijelaskan, “Sebagian besar orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan sholat dan menafkahkan rezeki yang Kami anugrahkan kepada mereka dengan diam dan-diam, mereka mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Faathir : 29-30).

sumber : laznasaql.org

Terlaris

Kelebihan Belajar Baca Qur'an
dengan Metode Rubaiyat

  • Mendapatkan Paket Rubaiyat
  • Lebih Mudah
  • Lebih Cepat
  • Menyenangkan
  • Garansi Sampai Bisa
  • Menggunakan Zoom Premium untuk bimbingan Gratis
  • Mendapatkan Paket Metode Rubaiyat
  • Trainer Berpengalaman

Belajar Baca Qur'an dengan Mudah Cepat dan Menyenangkan

Mau Pahala Terus Mengalir Tanpa Batas ?

Donasi Pemberantasan Buta Aksara Al Qur'an di Indonesia,

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Media Sosial Rubaiyat

22,036FansSuka
3,430PengikutMengikuti
19,700PelangganBerlangganan
-Metode Rubaiyat-spot_img

Artikel Populer