Banner Metode Rubaiyat
Keutamaan Shalat Fajar
Ilustrasi Gambar Unsplas

Shalat Fajar merupakan salah satu sholat dianjurkan baginda Nabi saw yang pelaksaanaanya sebelum shalat subuh. Keutamaan dari shalat fajar ini sangatlah besar sehingga Nabi Muhammad saw juga menganjurkan untuk menjalankan shalat fajar dibandingkan dengan shalat sunnah yang lain. Ini mengartikan jika keutamaan yang bisa didapat dari shalat fajar memang sangat besar

Shalat sunnah fajar adalah 2 raka’at sebelum melakukan shalat subuh yakni diantara shalat rawatib. Shalat fajar yang juga sering disebut dengan shalat sunnah rawatib qabliyah ini sudah dijanjikan keutamaan istimewa oleh Allah, sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda atau meninggalkan shalat ini hanya karena tidak sempat, masih mengantuk atau malas. Berikut ini akan kami berikan beberapa keutamaan shalat fajar yang akan membuat kamu lebih giat dan berlomba-lomba dalam menunaikan salah satu shalat sunnah ini.

Keutamaan Akhirat Dibandingkan Dunia

Shalat sunnah fajar dikatakan lebih baik dari dunia dan juga isinya, ini mengartikan jika 2 raka’at tersebut lebih wajib diutamakan dibandingkan dengan kegiatan duniawi lainnya seperti main, makan, tidur, berlibur dan sebagainya. Kenikmatan dunia yang kita rasakan tersebut tidak akan kekal dan akan hilang suatu saat nanti.

Namun, akhirat menjadi tujuan utama bagi kita umat Muslin dan untuk mendapatkan keutamaan nikmatnya shalat fajar memang tidak mudah, sebab harus melawan rasa mengantuk dan malas. Akan tetapi perlu diketahui, jika Allah sudah menunggu kita untuk bersujud pada-Nya di sajadah.

Pahala Yang Tidak Terbatas

Pahala yang akan didapatkan saat melaksanakan shalat fajar ini sangatlah besar dan ini terbukti dari perkataan Aisyah radhiyallahu ‘anha jika Nabi Muhammad saw tidak pernah sekalipun meninggalkan kedua raka’at tersebut.

Kelak akan bertemu Allah SWT

Ini merupakan hal teristimewa dari begitu banyak keistimewaan lainnya dan yang berhak mendapatkan kenikmatan ini adalah bagi mereka yang menjaga shalat kedua raka’at tersebut.

Seperti yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah SAW bersabda, “kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ‘sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah melakukan shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah”. (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Waktu Yang Dijadikan Saksi

Waktu ini merupakan waktu yang dijadikan saksi yakni waktu yang disaksikan hamba Allah SWT yang mulia yakni para malaikat. Sebab di saat subuh, semua malaikat akan turun ke bumi untuk menyaksikannya.

Mendapat Lindungan Allah SWT

Rasulullah Saw berjanji jika shalat fajar tersebut dikerjakan, maka Allah SWT juga akan memberikan perlindungan selama satu hari penuh.

Hal ini seperti yang diriwayatkan Jundab bin Sufyan, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat Subuh maka ia dalam jaminan ALLAH SWT. Maka jangan coba-coba membuat ALLAH SWT membuktikan janji-NYA. Barangsiapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, ALLAH SWT akan menuntutnya, sehingga ia akan membenamkan mukanya kedalam neraka.” (HR Muslim).

Tempat Berkumpulnya Iman dan Ilmu

Rasulullah Saw juga menjadikan shalat fajar ini sebagai kesempatan untuk mengajarkan kebaikan untuk sahabatnya. Shalat fajar dijadikan tempat atau sarana penting untuk tarbiyah, sebab ini adalah saat dimana pikiran serta hati sedang jernih, sehingga juga akan membuat otak bisa menangkap lebih mudah.

Menghapus Dosa Setengah Usia

Dalam riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Shalat lima waktu, jum’at ke jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa diantara keduanya, apabila menjauhi dosa-dosa besar.” (HR Muslim).

Sumber :dalamislam.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here