Banner Metode Rubaiyat

Cara Mandi Junub Yang Benar

Cara Mandi Junub Yang Benar. Secara bahasa pengertian dari Junub adalah kondisi badan dalam keadaan berhadas dikarenakan hubungan suami istri. dalam kondisi demikian seorang muslim diwajibkan untuk mandi junub agar suci dari hadas besar.

Mandi Junub adalah mandi dengan membahasahi membersihkan tubuh darii ujung rambut sampai ujung kaki.

Dalil tentang Mandi Junub

Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Dari keterangan hadits diatas dapat kita perinci dan perjelas bahwa Cara Mandi Junub Yang Benar adalah sebagai berikut.

Tata Cara Mandi Junub

Pertama, Niat mandi junub didalam hati

Kedua, Membasuh dan mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum kedua tangan tersebut dimasukan kedalam bejana atau bak mandi. tujuan dari mencuci kedua tangan adalah untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

Ketiga. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

Keempat, Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosok ke tanah atau sekarang menggunakan sabun agar bersih. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam nanawi.

An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Disunnahkan bagi orang yang beristinja’ (membersihkan kotoran) dengan air, ketika selesai, hendaklah ia mencuci tangannya dengan debu atau semacam sabun, atau hendaklah ia menggosokkan tangannya ke tanah atau tembok untuk menghilangkan kotoran yang ada.”

Kelima, Berwudhu dengan wudhu yang sempurna sebagaimana wudhunya ketika akan menunaikan shalat.

Keenam, Mengguyur air kekepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke panggal rambut

Ketujuh, Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri

Kedelapan,Menyela-nyela rambut.

Kesembilan,Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu sisi yang kiri

Dalilnya adalah hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mendahulukan yang kanan ketika memakai sendal, ketika bersisir, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268)

Tata cara mandi junub pada wanita sama dengan tata cara mandi yang diterangkan di atas sebagaimana telah diterangkan dalam hadits Ummu Salamah, “Saya berkata, wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang mengepang rambut kepalaku, apakah aku harus membuka kepangku ketika mandi junub?” Beliau bersabda, “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu mengguyur air pada kepalamu tiga kali, kemudian guyurlah yang lainnya dengan air, maka kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330).
sumber :muslim.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here