Saturday, May 18, 2024

3 Resep Hidup Bahagia

Belum Bisa Baca Qur'an ?

Anda atau orang yang anda cintai belum bisa baca Qur'an? Ingin bisa baca qur'an dengan cepat dan mudah?

3 Resep Hidup Bahagia

3 Resep Hidup Bahagia. Pandangan Islam tentang kebahagiaan mencakup aspek spiritual, moral, sosial, dan akhirat. Kebahagiaan dalam Islam adalah keadaan jiwa yang tercipta melalui ketaatan kepada Allah, hidup dengan beretika, menjaga hubungan baik dengan sesama, dan memiliki kesadaran akan akhirat.

3 Resep Hidup Bahagia Seorang Muslim

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah harta itu berkurang karena sedekah. Dan tidaklah Allah menambahkan terhadap orang yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan, serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah Yang Maha Perkasa lagi Mahamulia akan mengangkat derajatnya.” (HR Muslim).

Itulah pesan Rasulullah SAW kepada kita semua sebagai umatnya. Dalam hadis itu ada tiga hal utama yang harus jadi perhatian kita untuk selanjutnya jadi pemahaman dan karakter diri dalam mengisi kehidupan fana ini.

Kalau kita resapi lebih dalam, maka sungguh itu sebenarnya ibarat sebuah bekal atau bahkan senjata untuk menang dalam pertempuran hidup dunia guna memastikan diri selamat dunia dan akhirat. Dalam kata yang lain, siapa memegang senjata itu dengan baik dan tahu cara menggunakannya secara tepat, maka dia akan meraih kemenangan, kebahagiaan atas ridha Allah Ta’ala.

Sebaliknya, orang yang hidup tanpa bekal atau persenjataan yang memadai, maka dia akan sangat potensial terkalahkan sebelum bertempur melawan apa pun.

Oleh karena itu, kita sering mendengar ungkapan bahwa musuh terbesar seseorang adalah hawa nafsu dalam dirinya sendiri. Tiga senjata itu adalah dalam rangka menguatkan diri agar tidak dikuasai oleh hawa nafsu, sehingga menjadi manusia kikir, pendendam, dan arogan.

Alquran menerangkan bahwa amalan sedekah adalah ciri utama orang bertakwa. “Dan pada sebagian rezeki yang Allah berikan mereka menginfakkan.” (QS al-Baqarah: 3). Artinya, akan ringan hati seseorang melakukan sedekah kalau dia memang memiliki ketakwaan kepada Allah Ta’ala.

Memberi maaf adalah ciri utama orang bertakwa pula (QS Ali Imran: 134). Buya Hamka menerangkan, orang yang bisa memberi maaf adalah orang yang berakal. Karena orang berakal, menurut Buya Hamka, hidup untuk masyarakatnya, bukan mengobarkan egoismenya.

Sedangkan orang yang tawadhu adalah orang yang tidak mau hidupnya dibakar di atas tungku kesombongan. Semua perilaku zalim, aniaya, dan jahat tidak akan terjadi kecuali bersumber dari akar kesombongan.

“Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS an-Nisa’: 36)

Itulah 3 Resep Hidup Bahagia seorang muslim untuk menjadi bekal dalam kehidupannya. Suka bersedekah kepada orang lain, memberi maaf kepada sesama manusia dan taqwa ata merendahkan diri dihadapan Allah Tuhan yang Maha Perkasa.

Terlaris

Kelebihan Belajar Baca Qur'an
dengan Metode Rubaiyat

  • Mendapatkan Paket Rubaiyat
  • Lebih Mudah
  • Lebih Cepat
  • Menyenangkan
  • Garansi Sampai Bisa
  • Menggunakan Zoom Premium untuk bimbingan Gratis
  • Mendapatkan Paket Metode Rubaiyat
  • Trainer Berpengalaman

Belajar Baca Qur'an dengan Mudah Cepat dan Menyenangkan

Mau Pahala Terus Mengalir Tanpa Batas ?

Donasi Pemberantasan Buta Aksara Al Qur'an di Indonesia,

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Media Sosial Rubaiyat

22,036FansLike
3,912FollowersFollow
19,700SubscribersSubscribe
-Metode Rubaiyat-

Artikel Populer